Perkembangan Bayi 4 Bulan dan Cara Merawat Bayi

Perkembangan Bayi 4 Bulan

Samagz.com, Beberapa perkembangan bayi 4 bulan menunjukan semakin meningkat. Pada usia 4 bulan bayi senang menjelajahi terhadap barang sekitar dan warna-warna menarik. Si kecil mampu berteriak, hal ini wajar karena berteriak sendiri merupakan tahapan si kecil mempelajari bahasa.

Sementara bayi mendengar dan merekam semua kata-kata yang pernah dia dengar. Pada usia 4 bulan bayi mengeluarkan kata-kata sederhana seperti ma-ma atau pa-pa. Setiap kata yang bayi keluarkan dia belum dapat mengerti makna dari kata tersebut. Walapun begitu, secara bertahap belajar berkata sampai fasih.

Perkembangan Motorik Bayi 4 Bulan

Proses perkembangan motorik bayi 4 bulan merupakan sangat penting bagi orang tua perhatikan. Karena pada motorik sendiri ialah kemampuan seorang bayi dalam menguasai atau mengendalikan tubuh. Hal ini bersamaan dengan ubuh bayi yang mengalami pertumbuhan dalam masa otot dan tulang.

Selain itu perkembangan motorik bayi 4 bulan juga memiliki peran otak dan sistem saraf. Karena itu proses koordinasi antara anggota gerak atau tubuh selaras dengan keseimbangan tubuh. Bayi berkembang pesat pada gerakan dari anggota gerak, badan, serta kepala.

Namun terdapat perbedaan setiap perkembangan motorik bayi 4 bulan antara satu individu dengan individu lain. Pada sebagian terdapat keterlamabatan, namun hal ini wajar karena bayi mungkin belajar proses perkembangan lain seperti bahasa atau sosial mandiri.

Dalam proses perekembangan motorik bayi 4 bulan, orang tua harus tahu motorik halus dan kasar yang sedang berkembang. Selain itu orang tua atau ibu juga mengerti bagaimana selalu melatih atau merangsang bayi belajar berbagai kemampuan motorik yang semestinya sudah dia ketahui.

Motorik Kasar Bayi 4 Bulan

Kemampuan motorik bayi 4 bulan terdapat perkembangan yang sangat meningkat dari pertama kali bayi baru lahir. Gerakan serta beberapa macam motorik kasar sudah dapat bayi lakukan dan beberapa lainya sedang tahap proses belajar. Gerakan yang si kecil buat biasanya belum baik dan tidak terarah.

Karena gerakan motorik bayi 4 bulan belum sempurna, sebaiknya ibu atau pengasuh selalu mengawasi bayi ketika bermain. Secara alamiah insting bayi pada usia ini semua benda berada pada sekitarnya selalu dianggap makanan. Tidak jarang banyak terjadi kasus kematian bayi akibat tersedak oleh benda asing seperti mainan.

Motorik kasar bayi 4 bulan yang dapat ibu amati pada si kecil baik yang masih dalam tahap belajar atau sudah mampu bayi kerjakan. Berdasarkan chart Denver II bayi usia 4 bulan pas sudah mampu berdiri menumpu beban pada kaki, duduk dengan kepala tegak, dan kepala terangkat.

Selain itu pada motorik kasar bayi 4 bulan dalam tahap belajar dada terangkat bertumpu pada lengan, membalikan badan, serta bangkit duduk kepala tegak. Berdasarkan chart sekitar sebagian besar bayi sudah dapat melakukannya, namun bukan berarti terlambat jika bayi belum bisa melakukannya.

Motorik Halus Bayi 4 Bulan

Terdapat beberapa gerakan kecil sebagai motorik halus bayi 4 bulan. Gerakan-gerakan tersebut mengindakasikan bahwa sistem persarafan bayi telah aktif sampai ke ujung atau bagian perifer. Bayi usia 4 bulan mulai terlihat aktif dan mulai tertarik dengan mainan kericikan atau manik-manik.

Oleh karena itu selalu beri stimulus pada bayi demi memperlacar proses perkembangan motorik halus bayi 4 bulan. Gerakan yang dapat ibu amati pada usia 4 bulan ialah bayi sudah mampu memegang kericikan, kedua tangannya bersentuhan dan dapat mengamati serta tertarik melihat manik-manik.

Melatih Motorik Bayi 4 Bulan

Proses melatih motorik bayi 4 bulan harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi bagi ibu atau pengasuh. Karena dalam waktu melatih bayi tidaklah sebentar butuh proses dan harus secara berulang-ulang. Sebagian besar melatih motorik bayi bisa dilakukan oleh dirinya sendiri mengikuti gerakan alamiah.

Namun sebagian kecil melatih motorik bayi 4 bulan harus melewati proses latihan terlebih dahulu untuk melakukan gerakan motorik tersebut. Misalnya ibu melatih bayi berdiri dengan cara mendirikan bayi dengan bantuan meja, kursi atau tangan ibu. Hal ini berguna melatih otot dan kerangka kaki bayi lebih kuat.

Selain itu melatih motorik bayi 4 bulan yaitu memberi bayi kericikan atau mainan kemudian tarik secara perlahan demi mengasah kekuatan genggaman bayi. Latih bayi pada pagi hari atau pada waktu bermain sebelum tidur siang atau malam. Jangan biarkan bayi merasa kelelahan dengan latihan karena dapat mengakibatkan trauma.

Kemampuan Bayi 4 Bulan

Terdapat beberapa kemampuan bayi 4 bulan yang bisa ibu lihat selama masa usia tahun pertama. Kemampuan ini meliputi kategori bahasa dan sosial mandiri. Pada usia ini bayi sudah dapat membedakan suara ibu dengan wanita lain. Proses latihan mengoceh sebagai komunikasi anatar ibu dan bayi.

Pada beberapa kasus deprivasi akan meningkatkan resiko keterlambatan kemampuan bayi 4 bulan. Sedangkan bayi dalam pengasuhan normal akan meningkatkan pembendaharaan kata-kata dan menirukan suaranya.

Dalam perubahan emosi juga terjadi dengan kemampuan bayi 4 bulan. Emosi sendiri merupakan bentuk ekspresi perasaan diri sendiri, lain dan benda. Perkembangan sosial dan personal merupakan selalu saling berhubungan. Keduanya memiliki tingkat pengaruh dalam rasa percaya diri serta kemampuan bersosialisasi dengan orang lain.

Melatih Kemampuan Anak Usia 4 Bulan untuk Bicara

Terdapat bebagai cara melatih kemampuan anak usia 4 bulan dalam hal berbicara. Fungsi bicara sendiri bagi kehidupan ialah sebagai alat komunikasi, walaupun bayi masih kecil ibu tetap haris belajar mengerti bahasa yang bayi mengerti. Mengenalkan bahasa ibu pada bayi sangat penting, karena bahasa adalah alat komunikasi.

Salah satu cara melatih kemampuan anak usia 4 bulan dalam hal perkembangan bahasa ialah mengajari bayi memalingkan wajah bayi. Selanjutnya arahkan wajah bayi secara perlahan menuju arah datangnya sumber sumber suara. Selain itu juga dapat menggunalan mainan kericikan untuk memancing fokus bayi.

Melatih kemampuan anak usia 4 bulan sendiri dengan mengajak berbicara dengan bahasa yang baik dan benar. Hal ini berguna supaya bayi dapat merekam kata-kata dan bentuk ucapan. Hindari gunakan bahasa tidak baku ataupun bahasa tidak baik, karena hal ini dapat berakibat buruk ketika bayi sudah besar atau pada masa sekolah.

Usia 4 bulan bayi telah mampu melakukan berteriak, tertawa, dan mengatakan kata ooaah. Namun bayi juga sedang belajar menoleh terhadap sumber suara, meniru bunyi suara, dan menoleh suara kericikan. Selalu asah dan latih bayi sampai bayi dapat mandiri melakukannya.

Melatih Kemampuan Anak Usia 4 Bulan dalam Bersosial dan Kemandirian

Melatih kemampuan anak usia 4 bulan dalam menunjukan emosi merupakan hal yang gampang-gampang susah. Gampang karena dapat bermain bersama, namun pada usia ini anak susah menunjukan emosi atau mimik ekspresi. Ibu harus tahu waktu anak siap melatih emosi. Pilihlah waktu pagi hari ketika bangun pagi, karena pada waktu tersebut anak dalam performa terbaiknya.

Melatih dengan cara bermain tutup muka lalu mengatakan cilukba adalah proses yang sangat sederhana, namun memiliki hasil yang bagus. Anak cenderung tersenyum ketika ibu bermain tutup wajah cilukba. Tetapi anak juga dapat menangis bila nada ibu yang terlalu keras karena rasa terkejut.

Tumbuh Kembang Bayi Usia 4 Bulan

Tumbuh kembang bayi usia 4 bulan yang terlihat ialah pertumbuhan massa tubuh dan tingkat perkembangan yang tinggi. Berat badan pada usia 4 sampai 5 bulan naik menjadi 2 kali dari berat badan lahir (BBL). BBL normal sekitar 2,5 sampai 3,5 kg.

Selama proses tumbuh kembang bayi usia 4 bulan sampai 6 bulan memiliki kenaikan berat otak sebanyak 2 gram dalam 24 jam. Setelah itu berat otak akan naik sebanyak 0,35 gram per 24 jam pada usia 6 bulan sampai 3 tahun. Oleh karena itu ibu harus memberikan sumber gizi yang baik bagi bayi pada 6 bulan pertama karena tahap ini merupakan tahap pertumbuhan otak.

Sebelum minggu ke 12 setelah keluar dari kandungan fungsi penglihatan bayi masih kabur dan terdapat fotofobia. Pada masa ini bayi belum jelas melihat arah depan. Memasuki bulan ke 4 telah terjadi pematangan makula fovea, mealinisasi serabut saraf optikus, dan korteks visual. Sehingga bayi normal dapat melihat secara baik.

Nah begitulah perkembangan bayi 4 bulan yang dapat ibu perhatikan dan latih. Jangan pernah khwatir jika bayi belum melakukan atau melwati garis aman dalam perkembangan bayi. Pastikan ibu selalu stimulasi bayi sampai perkembanganya menjadi optimal. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan