Perkembangan Bayi 2 Bulan

perkembangan bayi 2 bulan

Samagz.com, bayi memasuki umur 2 bulan memiliki banyak perkembangan dari awal pertama kali setelah lahir. Orang tua terutama ibu harus siap membantu dan mempersiapkan segala sesuatu menunjang tumbuh kembang bayi. Stimulasi dari ibu dapat membantu lebih cepat bayi memahami perkembangan motorik halus maupun kasar, bahasa serta personal sosial.

Progres perkembangan bayi 2 bulan lebih bagus dari pada pada awal kelahiran. Pada usia ini bayi sudah mulai tersenyum, tugas ibu ialah selalu menstimulasi bayi demi mencapai perkembangan optimal.

Ibu pintar perlu mengetahui tahap dalam proses perkembangan si kecil. jangan pernah takut atau konsultasi kepada ahlinya dokter anak untuk mencapai potensi terbaik bayi. Jadi terdapat beberapa aspek dalam proses berkembang seperti perkembangan bahasa, kognitif, motorik, personal, dan sosial.

Perkembangan Kognitif Bayi Pintar

Seorang bayi dapat memperoleh kecerdasan dari berbagai faktor. Faktor yang paling banyak mempengaruhi ialah faktor genetik, lingkungan, nutrisi, perkembangan janin selama dalam kandungan, perkembangan bayi awal kehidupan sampai faktor pendidikan. Perkembangan otak merupakan yang sangat fatal ketika masa janin sampai usia 1 tahun pertama.

Perkembangan gerak aktif tubuh dalam menciptakan situasi termasuk dalam perkembangan kognitif yang menunjukkan oleh bayi dalam usia 1-4 bulan. Pada usia 2 bulan proses belajar merupakan langkah yang tepat melakukannya, ibu mengajari beberapa hal penting yang berkaitan terhadap tumbuh kembang bayi. proses belajar melalui cara berulang, meniru, asosiasi dan observasi.

Kemampuan Motorik Bayi 2 Bulan

Perkembangan motorik terbagi 2 yaitu motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar terdiri dari gerakan bagian tubuh yang besar seperti kepala, kaki, badan, tangan, keseimbangan serta pergerakan. Sedangkan motorik halus ialah koordinasi terhadap otot bagian kecil seperti fungsi visual atau penglihatan serta fungsi intelektual non verbal.

Pantauan perkembangan motorik kasar bayi usia 2 bulan berdasarkan screening menggunakan chart Denver II merupakan hal yang bijak untuk melakukan hal tersebut oleh orang tua atau ibu. Pada chart ini bayi telah menunjukan kepala sudah dapat terangkat sekitar 45 derajat, telentang dengan gerakan seimbang, dan telungkup kepala terangkat sebentar. Pada tahap ini bayi mulai belajar menegakkan kepala terangkat sampai usia 3 bulan lebih.

Proses perkembangan motorik halus bayi yang perlu ibu pantau ialah melakakukan tes menggerakan benang perlahan-lahan pada wajahnya seperti busur secara bolak balik dari satu sisi ke sisi lainya kira-kira berjarak 20 cm. Yang mana hasilnya pada usia 2 bulan sudah mampu mengikuti ke garis tengah pada usia 1 bulan dan belajar tahap mengikuti lewat garis tengah.

Kemampuan Bahasa Bayi

Bahasa merupakan salah satu kemampuan dalam melihat bahwa seseorang individu memeliki kecerdasan yang tinggi. Pada umumnya orang mengerti dan memahami banyak bahasa memiliki tingkat kecerdasan otak yang tinggi. Begitu juga dengan bayi karena pada usia yang sangat muda mengharapkan kemampuan bahasa sesuai usia menjadi tolak ukur mencegah resiko anak mengalami speech delay.

Kriteria bahasa yang harus ibu pahami oleh bayi dengan usia 2 bulan ialah mampu penuh dalam bereaksi terhadap lonceng atau suara, dan dapat mengeluarkan suara. Pada usia ini bayi sudah mulai belajar ataupun sudah dapat mengelurakan suara oooaah.

Selain itu bayi juga belajar tertawa dan berteriak. Bagi ibu jangan takut bila bayi belum bisa melakukannya karena bayi masih memiliki waktu sampai usia 3 bulan. Tugas ibu selalu memberikan stimulus agar perkembangan tidak terhambat

Tingkat Perkembang Personal dan Sosial

Bayi belajar tentang dirinya sendiri serta lingkungan sosial. Kedua hal ini tidak dapat terpisahkan karena manusia selaknya ialah individu sosial. Seseorang harus mempu mengerjakan tugasnya sendiri sebagai nilai pribadi dan kehidupan bersosial. Begitu juga dengan bayi sudah dapat mengekspresikan tahapan dalam proses belajar personal sosial dirinya.

Pada bayi yang dapat orang tua atau ibu perhatikan ialah sudah mampu mengerjakan menatap wajah orang lain, membalas senyuman ketika ibu tersenyum, maupun tersenyum secara spontan. Kemampuan ini harus sudah bayi miliki sebelum menginjak usia 3 bulan. Pada usia ini bayi juga belajar dalam hal mengamati tanganya. Dari sini kita dapat perhatikan bahwa bayi juga belajar memahami arti dirinya sendiri dan lingkungan.

Perkembangan bayi tidak sama antara satu individu dengan individu lain. Manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda begitu juga dengan bayi. Namun screening perkembangan membantu para orang tua mencegah bayi terhambat dalam proses perkembangan.

Patokan ini bukanlah sebagai hal yang mutlak, karena jika bayi gagal melakukannya sekarang niscaya kedepan bayi pasti dapat melakukan dengan baik. Untuk mencapai tersebut peran orang tua terutama ibu sangat fatal. Harapan agar ibu selalu memberikan stimulasi sebagai sarana bayi belajar. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan