Makanan untuk Bayi Usia 6-9 bulan dan Makanan Pokok Bayi

Makanan Untuk Bayi Usia 6-9 Bulan

Samagz.com, pemberian makanan untuk bayi usia 6-9 bulan tidak sama dengan usia 6 bulan pertama. Ibu harus tahu panduan cara membuat makanan serta jenis makanan apa saja yang dapat disajikan demi menunjang kebutusan gizi bayi. Bagi ibu harus tahu waktu memeberi makan bayi, jumlah makanan, komposisi makanan untuk mencegah bayi menolak makan.

Pada seyogyanya memberi makan bayi tidak boleh terlalu kenyang cukup menghilangkan rasa lapar oleh bayi namun porsi makan yang lebih sedikit dengan jarak pemberian lebih sering. Kelemahan dari cara ini ialah ibu harus sering menyiapkan makanan dan mengontrol bayi makan sehingga menguras banyak tenaga. Beberapa hal penting yang perlu ibu ketahui tentang makanan pendamping air susu ibu (MPASI) untuk bayi dengan usia 6-9 bulan.

Makanan Pokok Bayi

Pada sebagian ibu melakukan penghentian pemberian ASI ketika bayi masuk usia 6 bulan. Padahal perilaku ini menyimpang secara kedokteran, karena ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi sampai umur mencapai 2 tahun. Pemberhentian sepihak ini banyak mengakibatkan bayi mengalami status gizi tidak seimbang.

Bayi dengan berhenti konsumsi ASI sering mengalami gizi kurang maupun kelebihan. Kedua problem ini dapat mengakibatkan masalah serius kedepannya. Gizi buruk berlangsung lama dapat mengalami penyakit marasmus, kwashiorkor, campuran marasmus-kwashiorkor, anemia, pertumbuhan dan perkembangan terhambat. Ketika gizi berlebihan bayi sering mengidang penyakit dislipidemia, kegemukan (obesitas), serta diabetes mellitus tipe I.

Pemberian susu formula menjadi pilihan bila mengalami beberapa indikasi yang mewajibkan bayi mengganti ASI sebagai makanan pokok. Memasuki usia 6 bulan bayi sudah dapat diberikan susu formula, walaupun sebenarnya usia ideal memberikan susu formula bayi ialah ketika memasuki usia 1 tahun.

Kelebihan pemberian susu formula dapat meringankan beban ibu dalam menyusui bayi. Karena ibu sudah dapat bekerja seperti biasanya, serta susu formula lebih praktis dan pembuatan yang mudah. Bayi dengan penambahan susu formula terlalu dini dapat meningkatkan resiko bayi mengalami kegemukan. Walaupun bayi gemuk terlihat lucu, namun terdapat tanda bahaya bagi kesehatan bayi.

Adapun kuantitas makanan pokok ini berdasarkan pilihan jenis makanan oleh ibu. Bila ibu memilih ASI maka dapat memeberikan sesuai dengan kebutuhan bayi tanpa ada batas perhari. Jika makanan pokok susu formula maka kuantitasnya ialah sekitar 0,57 liter perhari. Usahakan pemberian mulai mengurangi penggunaan botol susu atau dot, bayi sudah dapat belajar menggunakan gelas.

Jenis Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI)

Terdapat 4 jenis makanan yang bisa ibu sajikan pada bayi selama proses penyapihan (MPASI). 4 jenis tersebut ialah makanan berbahan dasar susu, buah atau sayuran, makanan sumber protein, dan makanan sumber karbohidrat. Selain itu bayi juga perlu penambahan suplemen vitamin.

Beberapa produk berbahan dasar susu sapi atau kambing yang dapat ibu berikan kepada bayi ialah keju, custard, dan yoghurt. Hindari pemberian susu sapi atau kambing secara lagsung, sampai bayi berusia 1 tahun. Memberi keju dalam bentuk keju segar (fromage frais), keju parut, meupun keju oles. Jumlah pemberian jangan terlalu banyak akan terganggu dengan jumlah kapasitas kebutahan makanan pendamping lain.

Pemberian buah atau sayuran sebanyak 2 kali sehari. Pemilihan waktu terbaik ialah ketika pagi dan siang hari. Buah atau sayur harus dalam keadaan matang dan bersih agar terhindar dari kuman berbahaya. Cara memberikan sayur dan buah ialah menghaluskan dengan garpu atau dengan finger food. Dapat memberikan jus buah apabila jus tersebut bercampur dengan air dengan perbandingan 1:10.

Pemilihan makan kaya sumber protein dapat menggunakan sumber hewani atau nabati. Bahan makanan yang banyak mengandung protein ialah daging, ayam, telur, atau ikan. Alternatif lain ialah sumber nabati yang terdapat pada buncing atau miju dan tahu. Jumlah porsinya ialah 1 kali dalam sehari dengan cara penyajian sumber makan harus halus atau cincang kecil. Pastikan makanan sudah matang dan bersih.

Sumber karbohidrat tambahan terdapat dalam bahan makanan yang berpati seperti gandum, beras, dan kentang. Bayi Usia 6 bulan keatas bayi sudah dapat mengenal dengan olahan gandum yang memiliki kandungan senyawa gluten. Pada umumnya dengan cara memberi roti khusus bayi, halusan kentang atau nasi tim (nasi halus dengan sendok).

Tekstur MPASI

Secara umum makanan pendamping air susu ibu dalam bentuk tekstur yang tidak terlalu halus dan terlalu besar atau kasar. Biasanya bahan makanan yang siap saji harus terlebih dahulu menghaluskannya dengan garpu atau cincang kecil-kecil. Tujuannya ialah biar bayi belajar mengunyah dan merangsang pertumbuhan gigi susu. Selain itu dapat mencegah bayi dari choking atau tersedak.

Penggunaan dot atau botol susu juga sudah mulai kurangi agar bayi dapat belajar menggunakan gelas. Tips yang penting bagi ibu ialah menyediakan gelas khusus bayi dan memasukan susu, asi atau air mineral dalam jumlah secara perlahan.

Hindari Beberapa Jenis Makanan ini untuk Bayi

Terdapat beberapa jenis makanan yang di hinari tersaji dalam MPASI. Hindari bahan makanan ini karena menggangu cita rasa asli dari bahan makanan dan berbahaya bagi kesehatan bayi. Jenis makanan yang dilarang tersebut sebagai berikut :
Makanan manis (gula, gula buatan, dan madu), madu sendiri dapat mengakibatkan botulism pada bayi.

  • Minuman herbal, minuman mengandung gas atau skuas
  • Segala jenis garam, karena dapat merusak gibjal bayi yang masih muda
  • Telur mentah berbaya bagi bayi karena beresiko terinfeksi salmonela
  • Ikan yang tinggal dasar laut seperti (ikan tuna, marlin, todak, hiu), biasanya ikan pada
  • habitat ini memiliki tingkat merkuri yang tinggi

Tumbuh Kembang Bayi

Saat bayi berusia 6-9 bulan telah menunjukan perkembangan mental yang baik. Perhatikan perkembangan tersebut dan amati, bila bayi belum dapat melakukan beberapa hal seperti yang tersebut pada bagian bawah ini maka bayi ibu sudah wajib menemui dokter spesialis anak untuk mencari solusi lebih lanjut. Beberapa perkembangan yang dapat terlihat ialah sebagai berikut :

  • Bayi dapat membalik dan tengkurap
  • Bayi dapat meraih benda yang menarik baginya, medekati objek, dan merangkak
  • Sudah dapat melakukan memindahkan benda dari tangan menuju tangan lain
  • Dapat memegang benda menggunakan ibu jari serta telunjuk
  • Senang ketika bayi bermain melempar benda
  • Bersuara dengan kata tanpa memiliki makna
  • Sudah kenal dengan wajah keluarga serta takung terhadap orang asing
  • Dapat berpasti dengan permainan seperti tepuk tangan atau kucing-kucingan

Setelah mengetahui panduan pemberian makanan untuk bayi usia 6-9 bulan, ibu pintar tidak perlu bingung lagi. Terdapat contoh makanan yang kaya akan gizi yang sesuai kebutuhan dalam proses tahap tumbuh kembang secara optimal. Selain itu juga terdapat perkembangan bayi sesuai dengan usia tersebut. semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan