Bolehkah Bayi Baru Lahir Minum Susu Formula ??

Bayi Baru Lahir Minum Susu Formula

Samagz.com, banyak pertanyaan umum tentang bolehkah bayi baru lahir minum susu formula. Pada dasarnya Badan Kesahatan Global WHO (world health organization merekomendasi bahwa makanan pokok bayi baru lahir sampai usia 6 bulan hanya menggunakan ASI. Selanjutnya sampai usia 2 tahun tetap melanjutkan ASI dan tambahan makanan pendamping.

Kualitas kandungan nutrisi lebih baik pada ASI dari pada susu formula. Namun dalam beberapa kasus bayi tidak bisa mengonsumsi ASI karena faktor alergi ataupun faktor lain. Faktor tersbut berupa ibu mengidap TBC tanpa pengobatan, ibu dengan Hepatitis C, ibu pengguna zat narkotika, ibu dengan kondisi payudara tidak ada, bayi dengan galaktosemia, dan bayi yang mengalami penilketonuria.

Selain penyebab tersebut dalam beberapa kasus ibu yang terinfeksi HIV juga jangan memberikan ASI. Pada kondisi seperti ini dapat terjadi penularan dari ibu ke bayi dengan tingkat resiko penularan sebesar 20%. Namun terdapat juga pendapat lain bahwa ibu boleh memberikan ASI. Adapun persyaratannya ialah tidak melakukan kegiatan menyusui dan ibu dalam terapi obat ARV (antiretroviral) selama 12 bulan

Alergi ASI pada Bayi Akibat Galaktosa

Sebagian kecil bayi pernah dari jumlah bayi lahir hidup memiliki alergi pada ASI. Tetapi perlu ibu ketahui bahwa bayi alergi salah satunya penyebabnya oleh kandungan galaktosa dalam ASI. Nama penyakit bayi yang mengalami alergi galaktosa ialah galaktosemia. Faktor penyebabnya ialah genetik orang tua sebagai pencetus. Hindari semua jenis makanan yang mengandung galaktosa dan laktosa pada bayi ini.

Solusi bayi yang mengidap galaktosemia ialah mengganti ASI dengan susu bebas laktosa. Pada jenis susu ini memastikan bahwa tanpa mengandung galaktosa dan laktosa, sehingga aman sebagai nutrisi utama bayi. Pemberian susu bebas laktosa harus menyertakan rekomendasi dokter dengan anak telah mengidap galaktosemia.

Untuk mencukupi nutrisi harian penting bagi ibu untuk memberikan suplemen tambahan untuk bayi dengan pertimbangan tidak melebihi dari kebutuhan harian. Pemberian suplemen tambahan seperti kalsium, vitamin C, vitamin D, dan vitamin K dan lainya. Penambahan ini karena jumlah mikronutrien dalam susu formula kurang, sedangkan kebutuhan harian meningkat.

Tanda bayi mengalami galaktosemia ialah awalnya penurunan nafsu makan, keadaan lemas, bayi mengalami muntah, diare. Pada keadaan lanjut bayi dapat mengalami penurunan berat badan, gagal tumbuh, meningkatkan resiko infeksi, ganguan perkembangan otak, kerusakan hati serta ginjal.

Kumpulan Jenis Susu Formula Untuk Bayi Sesuai dengan Indikasi

Terdapat banyak jenis susu formula dalam kemasan yang khusus untuk nutrisi bayi. Namun susu ini bukan pilihan utama melainkan akibat bayi kontra indikasi dalam pemberian ASI. Pada bayi dan ibu yang sehat tanpa kendala dengan program ASI maka pemberian susu formula sebaiknya pada usia bayi mencapai 1 tahun. Usia ini cocok dengan pencernaan bayi yang telah berkembang. Solusi makanan pokok bayi selain ASI adalah sebagai berikut :

Susu Formula Sapi atau Kambing

Umumnya susu sapi atau kambing memiliki kandungan protein hewani yang bahan dasar pembuatan susu formula tersebut adalh susu sapi atau kambing. Sebelum memilih susu ini pastikan bayi tidak mengalami alergi terhadap susu sapi atau kambing dan tidak menderita alergi laktosa atau galaktosa.

Susu Formula Bebas Laktosa

Pemilihan susu formula jenis ini berdasarkan rekomendasi dari dokter. Bayi telah dengan diagnosis alergi terhadap laktosa yang tidak memungkinkan bayi minum ASI maupun susu formula sapi atau kambing. Produk susu ini tidak memiliki kandungan laktosa dalam bahan dasar.

Susu formula soya

Susu yang terbuat dari bahan dasar kacang kedelai memiliki nilai protein yang tinggi. Tetapi bagi bayi dengan usia kurang 6 bulan penggunaan susu ini kurang cocok karena dapat meningkatkan reaksi alergi terhadap protein soya. Penggunaan susu ini sesuai dengan rekomendasi dari dokter juga ya.

Susu formula hipoalergenik

Bagi bayi yang memiliki alergi terhadap protein maka pemilihan susu jenis hipoalergenik menjadi pilihan, karena protein yang terkandung dalamnya telah melalui proses hidrolisis atau dapat dengan mudah mencerna secara keseluruhan. Pemberian pada bayi berdasarkan rekomendasi dokter ya.

Hindari Jenis Makanan Pokok ini untuk Bayi

  • Susu kental manis karena memiliki kandungan gula secara berlebihan
  • Susu bubuk biasa yang terjual bebas pada pusat pembelanjaan
  • Air tajin atau air beras karena kandungan nutrisi yang kurang sesuai kebutuhan harian bayi
  • Bubur pisang, alpukat, atau jenis bubur lain pada bayi usia kurang 6 bulan, karena dapat menggangu saluran cerna bayi

Seperti yang telah terpapar sebelumnya, bolehkah bayi baru lahir minum susu formula. Jawaban nya ialah tentu saja boleh namun dalam kondisi atau situasi tertentu seperti reaksi alergi atau karena faktor ibu. Pastikan bahwa pemilihan susu formula harus sesuai dengan kebutuhan bayi. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan